Hot!

Other News

More news for your entertainment
Tampilkan postingan dengan label SBMPTN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SBMPTN. Tampilkan semua postingan

Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Kampus Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya. (Foto: dokumentasi PPNS)

Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) berawal dari adanya Program Non Gelar PAT (Pendidikan Ahli Teknik) ITS Jurusan Teknik Perkapalan pada 1979 yang saat itu berlokasi di jalan Basuki Rahmad Surabaya.
Pada 1982, Program Non Gelar PAT dikelompokkan menjadi Fakultas Non Gelar Teknologi yang didalamnya memiliki Jurusan Teknik Perkapalan. Hingga pada 1986, adanya program "loan agreement" dengan World Bank pemerintah melalui Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi menawarkan pembukaan politeknik baru di ITS dan rektor ITS kala itu langsung menerima tawaran tersebut dan berdirilah Politeknik Perkapalan-ITS, pembangunan fisik gedung politeknik langsung dikerjakan pada tahun yang sama dan berlokasi di kampus ITS Sukolilo.
Status: Negeri
Jalan Teknik Kimia
Kampus ITS Sukolilo, Surabaya 60111
Indonesia
Telp: (031) 59471, 5942887
Fax: (031) 5942887
Program Studi:
1. Jurusan Teknik Permesinan Kapal (TPK)
- D3 Teknik Permesinan Kapal
- D4 Teknik Perpipaan
2. Jurusan Teknik Bangunan Kapal (TBK)
- D4 Teknik Pengelasan
- D4 Teknik Desain & Manufaktur
- D3 Teknik Perancangan & Konstruksi Kapal
- D3 Teknik Bangunan Kapal
3. Jurusan Teknik Kelistrikan Kapal (TKK)
- D3 Kelistrikan Kapal
- D4 Teknik Otomasi (Manufaktur)
4. Jurusan Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (TK3)
- D4 Teknik Permesinan Kapal
- D4 Perancangan dan Konstruksi Kapal
- D4 Teknik Kelistrikan Kapal
- D4 Manajemen Bisnis
- D4 Teknik Pengolahan Limbah.

Universitas 19 November Kolaka

Universitas 19 November Kolaka. (Foto: Blogspot)
Merupakan perguruan tinggi negeri di Kolaka, Indonesia, yang berdiri pada 1984. Rektor pada 2010 adalah Dr. Azhari, S. STP, MSi. H. Buhari Matta mengaku tidak salah memilih Dr. Azhari sebagai rektor Universitas Sembilan Belas November (USN) Kolaka.
PTN yang berkedudukan di Kota Kolaka. Lembaga pendidikan tinggi ini didirikan pada tanggal 16 April 1984 dengan nama Sekolah Tinggil Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kolaka dibawah sebuah yayasan pengelola perguruan tinggi Yayasan Pembangunan Pendidikan Indonesia Kolaka (YAPPPIKA)
Status: Negeri
JL. Merdeka, No. 13, Kolaka, 93514
Telepon: (0405) 21132
Website: http://kuliahonlineusn.ac.id/
Fakultas:
1. Fakultas Teknologi Informasi
2. Fakultas Teknik
3. Fakultas Hukum
4. Fakultas Pertanian
5. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
6. Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan.

Politeknik Negeri Ketapang

Politeknik Negeri Ketapang. (Foto: dokumentasi Politap)
Politeknik Ketapang (Politap) didirikan oleh Yayasan Pangeran Iranata Ketapang bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Pendirian Politap dilatarbelakangi adanya tuntutan kebutuhan tenaga kerja industri (khususnya di Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat) baik secara kuantitatif maupun kualitatif.
Lulusan Politap diharapkan selain dapat memasok tenaga kerja pada industri pertambangan, perkebunan, dan industri manufaktur juga memasok kebutuhan tenaga kerja pada instansi pemerintahan. Berdirinya Politap pada tahap awal didukung oleh dana hibah pemerintah pusat melalui Ditjen Dikti Depdiknas dan pemerintah daerah Kabupaten Ketapang.
Status: Negeri
Jl HOS Cokroaminoto 32, Ketapang
Telp: 0534-3037212, 0534-3037213
Fax: 0534-3037213
Prodi:
1. Teknik Mesin
- Perawatan dan Perbaikan Mesin
2. Teknik Pertambangan
3. Teknologi Pertanian
- Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan (TPHP).

Politeknik Tanah Laut

Mahasiswa Politala saat diwisuda. (Foto: dok Politala)
Politeknik Tanah Laut (Politala) merupakan sebuah perguruan tinggi swasta yang didirikan dan diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Tuntung Pandang Berseri Pelaihari bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.
Pendirian Politala merupakan wujud keinginan dan kesepahaman bersama antara Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Tanah Laut yang melihat kenyataan bahwa di daerah ini sangat membutuhkan sebuah perguruan tinggi dengan mempertimbangkan berbagai aspek.
Proses perintisan pendirian perguruan tinggi di Kabupaten Tanah Laut sebenarnya telah dimulai sejak 2006, di mana melibatkan Pemerintah Daerah, Dewan Pendidikan, Dunia Usaha dan Industri, dan tokoh-tokoh masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.
Status: Negeri
Jl. A. Yani Km.06 Desa Panggung
Kec. Pelaihari, Kab. Tanah Laut
Kalimantan Selatan 70815
Telp/Fax: (0512) 21537
Email: Politri.tala@yahoo.co.id/mail@politala.ac.id
Website: http://www.politala.ac.id/
Prodi:
1. Teknik Informatika
2. Teknologi Industri Pertanian
3. Mesin Otomotif.

Politeknik Negeri Madiun


Politeknik Negeri Madiun. (Foto: Dokumentasi Kemendikbud)
Politeknik Negeri Madiun merupakan salah satu politeknik yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam sejumlah bidang pengetahuan khusus.
Proses pembelajaran di bidang hard skill dicapai melalui penerapan konsep learning by doing berisikan materi teori 50% dan praktek 50% yang disampaikan melalui Kurikulum Berbasis Kompetensi 5+1 untuk Program Diploma III dan 7+1 untuk Program Diploma IV.
Guna menjamin tercapainya tujuan pembelajaran, diterapkan ukuran kelas kecil dengan jumlah maksimal 30 mahasiswa perkelas. Penekanan di bidang soft skill diarahkan untuk mencapai karakter kejujuran, kepemimpinan, kedisiplinan, kerja sama tim, dan kecerdasan dalam bekerja (works smart).
Karakter tersebut selalu dikembangkan, karena telah teruji berhasil mengatasi tantangan di masa lampau, handal dalam menghadapi tantangan masa kini, dan diyakini akan mampu melampaui tantangan di masa datang. Karakter kedisiplinan dibentuk melalui pendidikan dasar kedisiplinan di Lembaga Pendidikan Kemiliteran pada saat penerimaan mahasiswa baru.
Status: Negeri
Jalan Serayu Nomor 84, Madiun, Jawa Timur
Telp: 0351-452970
Fax: 0351-492960
Email: sekretariat@pnm.ac.id
Website: http://pnm.ac.id/
Prodi:
1. Jurusan Administrasi Bisnis
2. Jurusan Komputerisasi Akuntansi
3. Jurusan Teknik
- Program Studi Mesin Automotif
- Program Studi Teknik Komputer Kontrol
- Program Studi Teknik Listrik.

Universitas Andalas

Universitas Andalas. (Foto: dok. Unand)
Pada 1954, pemerintah mendirikan Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) di Batu Sangkar pada 23 Oktober 1954, Perguruan Tinggi Negeri Pertanian di Payakumbuh pada 30 November 1954, dan Fakultas Kedokteran serta Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Pengetahuan Alam di Bukittinggi pada 7 September 1955. Keempat perguruan tinggi itu diresmikan oleh Wakil Presiden Drs. Mohammad Hatta. Pada periode yang sama, Seiring dengan itu, Yayasan Sriwijaya menyerahkan Balai Perguruan Tinggi Hukum Pancasila (BPTHP) kepada Pemerintah Provinsi Sumatra Tengah. BPTHP pun berganti nama menjadi Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat.
Kelima fakultas itu menjadi cikal bakal berdirinya Universitas Andalas.
Bung Hatta mengusulkan nama "Universitas Andalas" karena ini merupakan perguruan tinggi pertama di Pulau Sumatera (Andalas). Bung Hatta, yang ketika itu menjabat sebagai wakil presiden, juga meresmikan kampus ini pada 13 September 1956. 
Beberapa tokoh politik dan militer pun bersepakat untuk “menegur” pusat dengan mendirikan PRRI (Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia) pada tanggal 15 Februari 1958. Mereka menjadikan wilayah Sumatera Tengah, khususnya Sumatera Barat, sebagai basisnya.
Masa 1958-1961 adalah periode "pasang surut" Universitas Andalas. Pasalnya, ketika itu banyak dosen dan mahasiswa Unand mendukung Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).  Akibatnya, Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dikirim oleh Presiden Soekarno untuk menghadapi PRRI, juga memporakperandakan kampus Unand yang tersebar di beberapa kota: Padang, Bukittinggi, Batusangkar, dan Payakumbuh serta juga yang baru dibangun di Baso, Agam. Situasi politik benar-benar tidak mendukung pelaksanaan perkuliahan.
Barulah setelah masa keberadaan PRRI berakhir, Unand menata kembali kehidupan akademiknya. Hingga kini, Unand menjadi perguruan tinggi acuan, terutama bagi masyarakat Sumatera. Ia memiliki 15 fakultas yang menyelenggarakan pendidikan dalam bidang eksakta dan sosial. Unand juga menyelenggarakan pendidikan pascasarjana S-2 dan S-3.
Status: Negeri
Jl. Limau manis, Kecamatan Pauh, Sumatera Barat 25163, Indonesia
Telp : +62 751 71181
Website : http://www.unand.ac.id

Prodi/Jurusan
D-3:
1. Pemasaran D3
2. Akuntansi D3
3. Kesekretariatan dan Manajemen Perkantoran D3
4. Keuangan Perbankkan D3
5. Keuangan Negara dan Daerah D3
S-1:
1. Agribisnis
2. Agroekoteknologi
3. Teknologi Pertanian
4. Teknik Pertanian
5. Pendidikan Dokter Umum
6. Studi Ilmu Keperawatan
7. Ilmu Kesehatan Masyarakat
8. Pendidikan Dokter Gigi
9. Psikologi
10. Kimia
11. Matematika
12. Fisika
13. Sistem Komputer
14. Biologi
15. Farmasi
16. Ilmu Hukum
17. Ekonomi Pembangunan
18. Manajemen
19. Akuntansi
20. Ilmu peternakan
21. Ilmu Sejarah
22. Sastra Inggris
23. Sastra Bahasa Indonesia
24. Sastra Jepang
25. Sastra Minangkabau
26. Teknik Industri
27. Teknik Elektro
28. Teknik Mesin
29. Teknik Lingkungan
30. Teknik Sipil
31. Sistem Informasi
32. Ilmu Politik
33. Sosiologi
34. Antropologi Sosial
35. Administrasi Negara
36. Hubungan International
37. Ilmu Komunikasi
S-2:
1. Biologi
2. Kimia
3. Matematika
4. Fisika
5. Farmasi
6. Biomedik
7. Kesehatan Masyarakat
8. Perencanaan Pembangunan
9. Pembangunan Wilayah dan Pedesaan
10. Ilmu Hukum
11. Kenotariatan
12. Ilmu Peternakan
13. Ilmu Tanah
14. Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman
15. Budidaya Pertanian
16. Agronomi
17. Ilmu Lingkungan
18. Teknologi Hasil Pertanian
19. Pengelolaan Terpadu Sumber Daya Alam
20. Ilmu Linguistik Kebudayaan
21. Ketahanan Pangan dan Gizi
22. POLOKDA
23. Teknik Mesin
24. Teknik Sipil
25. Managemen
26. Teknik Mesin
27. Ilmu Sejarah
28. Sosiologi
29. Akuntansi
30. Pembangunan Perumahan dan Pemukiman
31. Ilmu Ekonomi Pertanian
S-3:
1. Ilmu Biomedik
2. Agronomi
3. Ilmu Tanah
4. Ilmu Kimia
5. Biologi
6. IlmuPeternakan
7. Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman
8. Ilmu Pembangunan Pertanian
9. Ilmu Ekonomi
10. Ilmu HukumPada 1954, pemerintah mendirikan Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) di Batu Sangkar pada 23 Oktober 1954, Perguruan Tinggi Negeri Pertanian di Payakumbuh pada 30 November 1954, dan Fakultas Kedokteran serta Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Pengetahuan Alam di Bukittinggi pada 7 September 1955. Keempat perguruan tinggi itu diresmikan oleh Wakil Presiden Drs. Mohammad Hatta. Pada periode yang sama, Seiring dengan itu, Yayasan Sriwijaya menyerahkan Balai Perguruan Tinggi Hukum Pancasila (BPTHP) kepada Pemerintah Provinsi Sumatra Tengah. BPTHP pun berganti nama menjadi Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat.
Kelima fakultas itu menjadi cikal bakal berdirinya Universitas Andalas.
Bung Hatta mengusulkan nama "Universitas Andalas" karena ini merupakan perguruan tinggi pertama di Pulau Sumatera (Andalas). Bung Hatta, yang ketika itu menjabat sebagai wakil presiden, juga meresmikan kampus ini pada 13 September 1956. 
Beberapa tokoh politik dan militer pun bersepakat untuk “menegur” pusat dengan mendirikan PRRI (Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia) pada tanggal 15 Februari 1958. Mereka menjadikan wilayah Sumatera Tengah, khususnya Sumatera Barat, sebagai basisnya.
Masa 1958-1961 adalah periode "pasang surut" Universitas Andalas. Pasalnya, ketika itu banyak dosen dan mahasiswa Unand mendukung Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).  Akibatnya, Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dikirim oleh Presiden Soekarno untuk menghadapi PRRI, juga memporakperandakan kampus Unand yang tersebar di beberapa kota: Padang, Bukittinggi, Batusangkar, dan Payakumbuh serta juga yang baru dibangun di Baso, Agam. Situasi politik benar-benar tidak mendukung pelaksanaan perkuliahan.
Barulah setelah masa keberadaan PRRI berakhir, Unand menata kembali kehidupan akademiknya. Hingga kini, Unand menjadi perguruan tinggi acuan, terutama bagi masyarakat Sumatera. Ia memiliki 15 fakultas yang menyelenggarakan pendidikan dalam bidang eksakta dan sosial. Unand juga menyelenggarakan pendidikan pascasarjana S-2 dan S-3.
Status: Negeri
Jl. Limau manis, Kecamatan Pauh, Sumatera Barat 25163, Indonesia
Telp : +62 751 71181
Website : http://www.unand.ac.id

Prodi/Jurusan
D-3:
1. Pemasaran D3
2. Akuntansi D3
3. Kesekretariatan dan Manajemen Perkantoran D3
4. Keuangan Perbankkan D3
5. Keuangan Negara dan Daerah D3
S-1:
1. Agribisnis
2. Agroekoteknologi
3. Teknologi Pertanian
4. Teknik Pertanian
5. Pendidikan Dokter Umum
6. Studi Ilmu Keperawatan
7. Ilmu Kesehatan Masyarakat
8. Pendidikan Dokter Gigi
9. Psikologi
10. Kimia
11. Matematika
12. Fisika
13. Sistem Komputer
14. Biologi
15. Farmasi
16. Ilmu Hukum
17. Ekonomi Pembangunan
18. Manajemen
19. Akuntansi
20. Ilmu peternakan
21. Ilmu Sejarah
22. Sastra Inggris
23. Sastra Bahasa Indonesia
24. Sastra Jepang
25. Sastra Minangkabau
26. Teknik Industri
27. Teknik Elektro
28. Teknik Mesin
29. Teknik Lingkungan
30. Teknik Sipil
31. Sistem Informasi
32. Ilmu Politik
33. Sosiologi
34. Antropologi Sosial
35. Administrasi Negara
36. Hubungan International
37. Ilmu Komunikasi
S-2:
1. Biologi
2. Kimia
3. Matematika
4. Fisika
5. Farmasi
6. Biomedik
7. Kesehatan Masyarakat
8. Perencanaan Pembangunan
9. Pembangunan Wilayah dan Pedesaan
10. Ilmu Hukum
11. Kenotariatan
12. Ilmu Peternakan
13. Ilmu Tanah
14. Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman
15. Budidaya Pertanian
16. Agronomi
17. Ilmu Lingkungan
18. Teknologi Hasil Pertanian
19. Pengelolaan Terpadu Sumber Daya Alam
20. Ilmu Linguistik Kebudayaan
21. Ketahanan Pangan dan Gizi
22. POLOKDA
23. Teknik Mesin
24. Teknik Sipil
25. Managemen
26. Teknik Mesin
27. Ilmu Sejarah
28. Sosiologi
29. Akuntansi
30. Pembangunan Perumahan dan Pemukiman
31. Ilmu Ekonomi Pertanian
S-3:
1. Ilmu Biomedik
2. Agronomi
3. Ilmu Tanah
4. Ilmu Kimia
5. Biologi
6. IlmuPeternakan
7. Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman
8. Ilmu Pembangunan Pertanian
9. Ilmu Ekonomi
10. Ilmu Hukum

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta)

Kampus Teknik Untirta. (Foto: dok. Untirta)
Pendirian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) ditandai dengan berdirinya Yayasan Pendidikan Tirtayasa pada 1 Oktober 1980. Kata Tirtayasa (Bahasa Sansekerta yang berarti Air Mengalir) diambil dari nama Pahlawan Nasional yang berasal dari Banten, yaitu Sultan Ageng Tirtayasa
Proses penegerian Untirta dimulai pada 1999. Status Untirta berubah resmi menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) pada 2001 berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor: 32 tanggal 19 Maret 2001. Status barunya ini mendorong Untirta melakukan berbagai perubahan dan perbaikan, baik di bidang kelembagaan, akademik, maupun di bidang kemahasiswaan dan kerjasama. 
Hingga Agustus 2012, Untirta diperkuat oleh 498 dosen PNS dan 177 tenaga Administrasi PNS.
Status: Negeri
Jalan Raya Jakarta KM. 04 Pakupatan
Kota Serang - Banten
Telp : 0254-280330
Fax : 0254-281254
Website : http://www.untirta.ac.id
EMail : info@untirta.ac.id
Humas : humas@untirta.ac.id
Prodi/Jurusan
Sarjana:
1. Jurusan Ilmu Hukum
1. Pendidikan Luar Sekolah (PLS)
2. Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
3. PGPAUD
4. Diksastrasia
5. Bahasa Inggris
6. Matematika
7. Biologi
8. Teknik Mesin,
9. Teknik Elektro
10. Teknik Sipil
11. Teknik Kimia
12. Teknik Industri
13. Teknik Metalurgi
14. Teknik Komputer dan Multimedia
15. Agribisnis
16. Agroteknologi
17. Perikanan
18. Manajemen
19. Akuntansi
20. Ekonomi Pembangunan
21. Ilmu Administrasi Negara
22. Ilmu Komunikasi
Fakultas Pascasarjana
1. Prodi Teknologi Pembelajaran,
2. Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia
3, Prodi Ilmu Hukum
Program Pendidikan Vokasi (Diploma III)
1. Akuntansi
2. Marketing/Pemasaran
3. Perpajakan
4. Keuangan dan Perbankan

Universitas Al Azhar Indonesia (UAI)

Universitas Al Azhar Indonesia (Foto: UAI)
Sejak berdiri pada Agustus 2000, Universitas Al Azhar Indonesia kini memiliki enam fakultas dan 16 Program Studi. Kampus swasta ini mengaplikasikan kurikulum sesuai kebutuhan pasar nasional dan global pada saat ini dan masa yang akan datang.
Universitas Al Azhar Indonesia membekali mahasiswanya dengan tujuh elemen dasar untuk menciptakan pribadi profesional dan memiliki karakter kuat. Ketujuh elemen ini juga merupakan bekal mahasiswa dalam memikul tanggung jawab profesional, membangun masyarakat dan negara serta membina hubungan internasional.
Tujuh elemen dasar Universitas Al Azhar Indonesia adalah:
1. Teknologi Informasi dan Komunikasi;
2. Program Bahasa;
3. Jaringan Mitra Strategis;
4. Kepemimpinan;
5. Keahlian Manajemen;
6. Kewirausahaan; dan
7. Pengetahuan Keislaman.
Sejak 24 Januari 2014, Universitas Al Azhar Indonesia  dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Sardy Sar, M.Eng.Sc. Mantan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UAI ini menggantikan Prof. Dr. Ir. Zuhal, M.Sc., E.E. yang telah menjadi rektor Universitas Al Azhar Indonesia sejak berdiri. 
Status:  Swasta
Alamat:  Komplek Masjid Agung Al Azhar, Jakarta 12110
Telp: (021) 727 92753
Fax: (021) 724 4767
E-Mail: info@uai.ac.id 
Website: http://www.uai.ac.id/
Fakultas dan Jurusan:
Fakultas Sains dan Teknologi
1. Teknik Informatika
2. Teknik Industri
3. Teknik Elektro
4. Bioteknologi
Fakultas Sastra
1. Sastra Cina
2. Sastra Jepang
3. Sastra Inggris
4. Sastra Arab
Fakultas Ekonomi
1. Manajemen
2. Akuntansi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
1. Hubungan Internasional
2. Ilmu Komunikasi
Fakultas Psikologi dan Pendidikan
1. Pendidikan Anak Usia Dini
2. Psikologi
Fakultas Hukum